Berita

PEDULI KORBAN DAMPAK GUNUNG KELUD

Senin, 17 Februari 2014 16:09

Melista Media - Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan. Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira, mendahului kedatangan rahmat-Nya (hujan), sehingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerh yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu. Kemudian Kami tumbuhkan dengan hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya subur dengan izin Tuhan; dan tanah yang buruk, tanaman-tanamannya yang tumbuh merana. Demikianlah kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kebesaran Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.” (Q.S. Al-A’raf (7) : 56-58)

ayat diatas merupakan renungan bagi kita semua atas apa yang telah terjadi dalam kurun waktu terakhir ini. Berita mengenai bencana begitu akrab di telinga kita yang diberitakan melalui berbagai media. ada bencana banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, gunung meletus, gempa bumi dan banyak lainnya. tentu hal tersebut merupakan kesedihan dan juga nestapa bagi negeri kita indonesia,

belum selesai tangis dan jerit kesedihan dari gunung sinabung kini telah kembali meletus gungun kelud yang merupakan perbatasan dari ketiga kabupaten di jawa timur meletus dan kembali menorehkan duka, tangis dan juga kehilangan.

mari kita bertafakur, hal tersebut merupakan cara Allah melakukan perbaikan-perbaikan alam daripada apa yang telah kita rusakkan.

(Melista Media)